MERAWAT KOMPUTER/LAPTOP ITU MUDAH

Merawat komputer/laptop sebenarnya tidaklah mudah jika tidak tahu selanya. Saya sudah beberapa kali merusak komputer di rumah saya lantaran saya tidak tahu program-program apa yang boleh atau sesuai untuk komputer saya.

Awalnya saya tidak tahu kalau ada program/software tertentu yang tidak sesuai dengan spec komputer saya. Misalnya saya menginstall DVD game pada komputer saya padahal VGA dan RAMnya masih standar (250MB), ya sudah barang tentu game tersebut tidak dapat dijalankan, akibatnya komputer sering hang. Mungkin hal tersebut sering terjadi pada komputer Anda.

Kita akan mulai saja membahas lebih detil cara merawat komputer/laptop agar kinerjanya optimal. Dari beberapa buku dan artikel yang saya baca, perawatan komputer/laptop dapat dilakukan dalam 2 aspek. Aspek internal dan eksternal.

Perawatan secara internal:

1.  “Disk Clean Up” komputer/laptop anda sesering mungkin

Disk cleanup merupakan program aplikasi pelengkap yang berfungsi membersihkan ruang harddisk dari file-file yang sudah tidak digunakan lagi. Dengan menjalankan “disk cleanup” maka kapasitas sisa dari ruang hardisk anda akan semakin besar sehingga komputer Anda akan bersih dari file-file yang tidak digunakan lagi.

Perlu diketahui bahwa menghapus file secara langsung tidaklah menghilangkan file secara permanen, walaupun sudah dihilangkan dari “recycle bin”. Mengapa? Sebab saat menginstall aplikasi atau meng-copy sebuah file, data dari aplikasi atau file tersebut akan terekam oleh bagian “registry” harddisk anda. Oleh karena itu untuk menghapusnya, jalankan program “disk cleanup”. Caranya:

–  klik tombol start > all program > Accessories > System tools > pilih “Disk Cleanup” sehingga akan ditampilkan kotak dialog “Select Drive”. Pilih drive yang ingin di-Clean Up dan tekan tombol Ok.

–  selanjutnya akan tampil kotak dialog proses mencari dan memeriksa file-file yang sudah tidak terpakai dan memeriksa kapasitas sisa ruang hardisk. Tunggu sampai proses selesai.

–  Setelah pemeriksaan file dan kapasitas hardisk selesai maka akan tampil kotak dialog Disk Cleanup for (C).

–  pada kotak Disk Cleanup for (C) terdapat bagian Files to delete yang menampung daftar kelompok file yang akan dihapus. Beri tanda pada kotak cek kelompok file yang ingin dihapus. Apabila Anda ingin menampilkan detil dari file yang akan dihapus, klik tombol View Files. Klik Ok untuk menghapus file dari kelompok yang dipilih. Dengan demikian selesailah proses Disk Cleanup.

2.  Gunakan program “Disk Defragmenter”

Disk Defragmenter merupakan program yang berfungsi mengatur dan menyusun kembali file atau program aplikasi yang tersimpan pada harddisk, selain itu dapat memperbaiki system error pada hardisk.

Apa perlunya menjalankan Disk Defragmenter pada komputer/laptop Anda? Saat membuka atau menutup suatu file apa saja, terkadang kita tidak sengaja membuat system registry tempat penyimpanan file tersebut “error”. Pernahkan komputer Anda lemod atau lola saat menjalankan sebuah file? Atau keluar kata-kata seperti ini: “not responder” saat Anda menutup office Word, Modzilla Firefox, atau aplikasi lain? Inilah tanda bahwa ada system error pada komputer/laptop anda.

Cara men-defrag komputer/laptop anda prosesnya sama seperti cara pertama (disk cleanup), yaitu:

–  klik tombol start > all program > Accessories > System tools > pilih “disk defagmenter.

–  Pilih drive yang ingin didefrag, kemudian tekan tombol “Defragment”.

–  Tunggu beberapa saat hingga proses selesai. Lamanya proses defragmenter bergantung dari sering atau tidaknya Anda men-defragment komputer Anda. (Kalau saya minimal seminggu sekali defragment)

(Note: Anda dapat juga mendefragment Flashdish anda, caranya sama seperti di atas. Pilih drive dimana anda mencolokkan flasdish (Sorry bahasanya agak lucu… :D). Hemat saya semua drive mesti didefragment.)

3.  Install Antivirus dan sesering mungkin scanning komputer/laptop Anda.

Untuk antivirus ini anda dapat memilih sesuka hati Anda. (saya pakai Smadav) Sebagai catatan, hindari pemakaian dua atau lebih antivirus dalam satu komputer/laptop. Mengapa? Seperti pengalaman saya sebelum mengetahui cara merawat komputer, saya memakai 4 antivirus sekaligus (wuih nafsu amat…😀 :D), akibatnya apa, ya system komputernya error bahkan bisa hang sewaktu-waktu. Sebagai contoh, waktu itu saya pakai Smadav, AVG, AVIRA, dan PCM AV secara bersamaan. Saat saya scanning komputer saya menggunakan AVG, ketiga antivirus yang terscanning adalah virus. (wah berabe juga nih… :D) Begitu juga saat saya scanning komputer saya dengan AVIRA, dan seterusnya. Intinya, Semua antivirus itu tidak sama formatnya, ketidaksamaan itulah yang dideteksi sebuah antivirus itu sebagai “Virus” (padahal bukan virus). Maka dari itu hindari pemakaian antivirus secara bersamaan, dan pilihlah antivirus yang sesuai untuk Anda.

4.  Install-lah aplikasi yang sesuai dengan spec komputer/laptop Anda.

Sebelum kita menginstall sebuah aplikasi, pastikan spec komputer Anda pas. Kalau tidak mengetahui spec komputer, Anda dapat mengetahuinya dari “run” letaknya di bagian startup. Pilih “run” lalu isi kotak tersebut dengan keyword “dxdiag”, kemudian akan tampil spesifikasi komputer/laptop Anda.

Kalau RAM atau VGA komputer/laptop Anda 250MB saya sarankan untuk tidak muluk-muluk menginstall program, seperti aplikasi Corel Draw CS4, install ulang dengan windows vista, atau install DVD game. Akibatnya komputer/laptop bisa hang. (Coba saja kalau tidak percaya… :D)

Untuk menjalankan file/aplikasi di atas, anda harus mengupgrade VGA dan RAM komputer/laptop Anda minimal  1GB. Semakin tinggi spec komputer Anda semakin cepat/kompatibel komputer/laptop Anda menjalankan aplikasi tertentu. (kalau RAM dan VGA komputer saya upgrade hingga 3GB)

5.  Install Antispyware dan Antimallware

Bagi Anda yang hobi bersurfing ria melalui internet, saya sarankan untuk memasang Antispyware dan Antimallware. Antispyware dan Antimallware ini membantu mengoptimalkan kinerja antivirus di komputer Anda.

Untuk mengetahui apa itu “Antispyware dan Antimallware” dan mendapatkan site downloadnya secara gratis, silakan kunjungi:  http://adf.ly/CbCZ

6.  Gunakan “Deep Freeze” (warning!)

Ups..untuk cara ini saya tidak merekomendasikan Anda sebelum Anda membaca artikel berikutnya tentang “Apa itu Deep Freeze?”

Untuk melihat artikel tersebut dan mendownload program “Deep Freeze” silahkan kunjungi situs http://adf.ly/CbC9

7.   Gunakan Antifreeze (disarankan)

Antifreeze sama halnya seperti “task manager”. Kita menggunakan “task manager” jika ada program yang not responder(hang). Bagaimana jika task manager tidak dapat dibuka karena diblok oleh virus? Maka dari itu saya sarankan menggunakan Antifreeze.

Antifreeze tidak didownload secara gratis lho, untuk itu mari saya ajak Anda untuk membaca artikel selanjutnya tentang Antifreeze dan silakan mendownloadnya secara gratis di: http://www.ziddu.com/download/12829851/AntiFreeze1.00.rar.html

 

Perawatan secara eksternal

Perawatan seperti ini sangatlah mudah, cukup bersihkan bagian dalam CPU komputer Anda secara berkala (kalau saya tiap 3 bulan). Hindari pemakaian komputer secara nonstop atau dapat juga digunakan secara nonstop namun hemat saya agar tutup CPU di bagian kiri dan kanannya dibuka saja supaya udara processor komputer anda tidak cepat panas (untuk cara ini, CPU harus sesering mungkin dibersihkan).

Untuk laptop saya sarankan untuk menghindari bagian vital laptop Anda dari air, minyak, dan antek-anteknya…😀

 

Sederhana bukan, cara merawat laptop/komputer? Yang diperlukan adalah kedisiplinan agar laptop/komputernya awet.

Sekian, semoga bermanfaat!

Author: Sariful L.

Email: teknokominfo.edu@gmail.com

Facebook dan twitter:  rif_rh.hansome@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s